SEKILAS INFO

     » Selamat Hari Jadi Kabupaten Madiun Ke 449      » Selamat Datang di Situs web Resmi Dinas Kesehatan
Rabu, 07 Oktober 2015 - 14:02:16 WIB
Fasilitas Kelompok Potensial pemberdayaan KADARZI Kabupaten Madiun

Diposting oleh : Administrator
Kategori: umum - Dibaca: 515 kali

Guna Mendukung Program Perbaikan Gizi Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Melatih Kader2 Posyandu untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mengenai KADARZI (Keluarga sadar Gizi.

Kadarzi adalah keluarga yang seluruh anggota keluarganya melakukan gizi seimbang, mampu mengenali masalah kesehatan dan gizi bagi setiap anggota keluarganya, dan mampu mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah gizi yang dijumpai oleh anggota keluarganya. Suatu keluarga disebut KADARZI apabila telah berperilaku gizi yang baik secara terus menerus.

Kapankah sebuah keluarga disebut KADARZI??

Apabila memenuhi syarat-syarat berikut :

  1. Keluarga bisa memantau berat badan secara teratur.
  2. Keluarga bisa makan beraneka ragam makanan.
  3. Keluarga bisa mengkonsumsi garam beryodium.
  4. Keluarga bisa memberikan hanya Air Susu Ibu (ASI) saja kepada bayi sejak lahir sampai bayi berumur 6 bulan.
  5. Keluarga bisa mendapatkan dan memberikan suplementasi gizi bagi anggota keluarganya yang membutuhkan.

Mengapa perlu memantau berat badan secara teratur?

Perubahan berat badan seseorang menggambarkan perubahan konsumsi makanan atau adanya gangguan kesehatan.

Menimbang berat badan dapat dilakukan dimana saja. Berat badan yang meningkat menunjukkan asupan yang berlebih atau menderita sakit. Sebaliknya, berat badan yang menurun menunjukkan asupan yang kurang ataupun menderita sakit. Menimbang berat badan sebaiknya dilakukan secara teratur setiap bulan sekali.

Berat badan normal dapat diketahui dengan cara membandingkan hasil pengukuran dengan tabel : BB/umur ataupun IMT(  hubungi puskesmas terdekat).

Siapa saja yang perlu ditimbang??

Semua orang baik laki-laki maupun perempuan, sejak usia bayi sampai usia lanjut termasuk ibu hamil.

Bagaimana memantau berat badan balita??

Balita dapat ditimbang di rumah atau di posyandu maupun ditempat lainnya secara teratur setiap bulan, kemudian data berat badan tersebut kemudian dimasukkan kedalam Kartu Menuju Sehat (KMS). Jika grafik berat badan pada KMS naik sesuai grafik pertumbuhannya, berarti anak sehat. Tetapi jika grafik berat badan pada KMS tidak naik, berarti ada penurunan konsumsi makanan atau adanya gangguan kesehatan yang perlu ditindak lanjuti oleh keluarga atau meminta bantuan petugas kesehatan.

Keluarga mampu mengatasi masalah, baik dilakukan sendiri maupun dibantu petugas.

  Mengapa perlu makanan beraneka ragam??

  1. Tubuh manusia memerlukan zat gizi (energi, lemak, vitamin, protein dan mineral) sesuai kebutuhan.
  2. Tidak ada satupun jenis bahan makanan yang lengkap kandungan gizinya.
  3. Mengkonsumsi makanan beraneka ragam yang mengandung sumber zat tenaga (makanan pokok: nasi, jagung, ubi, dll) zat pembangun (lauk pauk: daging, ikan, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan lainnya) dan zat pengatur (sayur dan buah).